Lebih lanjut, pemilihan Pulau Bali sebagai tempat penyelenggara, agar turnamen catur level international tidak hanya berlangsung di Pulau Jawa saja. Ini juga bisa berdampak positif bagi pariwisata Bali selama turnamen berlangsung.
"Pemilihan Bali, selain sebagai destinasi wisata. juga karena letaknya di tengah-tengah, hingga para peserta dari Pulau Kalimantan, Sulawesi, serta dari Indonesia Bagian Timur lainnya, bisa ikut ambil bagian," papar Jalaludin.
Selama ini turnamen catur bertaraf international atau FIDE Rated di Indonesia hanya ada satu kali. Dengan digelarnya turnamen Kapal Api Chess Festival 2026, maka jumlah turnamen bertaraf international di Tanah Air diharapkan semakin banyak.
"Jadi tak usah jauh-jauh ke luar negeri untuk mencari poin elo rating, sebaliknya bagi peserta dari luar negeri juga bisa sekalian berlibur di Bali. Jika turnamen pembuka ini sukses, ke depannya akan dijadikan kalender tetap tiap tahunnya dan titelnya akan berubah menjadi open," demikian Jalaludin.