Bamsoet menilai dunia usaha memiliki alasan kuat untuk tetap optimistis terhadap perekonomian nasional. Ekonomi Indonesia tumbuh 5,45 persen pada semester I-2026, sementara pertumbuhan triwulan II-2026 mencapai 5,29 persen secara tahunan. Inflasi September 2026 juga terkendali pada 3,28 persen.

Di sektor investasi, realisasi investasi semester I-2026 mencapai Rp1.010,6 triliun dan menyerap 1.448.862 tenaga kerja. Dari jumlah tersebut, Rp507,8 triliun atau 50,2 persen mengalir ke luar Pulau Jawa.

Bamsoet mengatakan capaian tersebut membuka peluang bagi Kadin daerah untuk lebih aktif menarik investasi, mengembangkan industri berbasis potensi lokal, dan menciptakan lapangan kerja baru.

Ia juga mengingatkan pesan Presiden Prabowo mengenai pentingnya memperkuat kerja sama pemerintah dengan seluruh kekuatan ekonomi nasional. Pemerintah membutuhkan dukungan dunia usaha, sementara pengusaha membutuhkan kebijakan yang memberikan kepastian berusaha.