Yeremias mengatakan saat ini Gunung Ile Lewotolok berada pada status level II Waspada. Ia mengimbau masyarakat hingga pendaki agar tidak melakukan aktivitas di dalam radius 2-3 kilometer sektor selatan dan tenggara dari pusat aktivitas Gunung Ile Lewotolok.

"Mewaspadai potensi ancaman bahaya guguran atau longsoran lava dan awan panas pada sektor selatan dan tenggara, sektor barat, sektor timur laut Gunung Ile Lewotolok," pungkasnya.

Sebelumnya, Gunung Ile Lewotolok juga dilaporkan meletus sebanyak 369 kali dalam 24 jam terakhir pada Jumat (11/8/2026), pukul 00.00-24.00 Wita. Letusan disertai dentuman lemah hingga kuat. Teramati lontaran material pijar ke barat daya 100 meter dan barat 200 meter dari bibir kawah serta aliran lava baru ke tenggara teramati 700 meter dari bibir kawah.