Ketidakjelasan jadwal penerbangan membuat sejumlah penumpang terpaksa bermalam di Bandara Supadio. Andy menyebut ada penumpang yang tidur di kursi ruang tunggu karena tak kunjung mendapat kepastian.
"Dari kemarin loh ini. Kami malam tadi sebagian ada yang tidur di bawah kursi. Ada sebagian di ruang tunggu, ada juga yang nunggu di bawah," kata dia.
Menurut Andy, kondisi tersebut semakin membuat penumpang kecewa karena selama menunggu tidak mendapat kompensasi berupa makanan maupun minuman.
"Minimal kita dapat kompensasi berupa minum atau makanan. Ini sampai sekarang tidak ada sama sekali," ujarnya.
Andy mengatakan petugas menyampaikan keterlambatan terjadi akibat kondisi cuaca dan kabut asap. Karena alasan tersebut, kata dia, penumpang disebut tidak mendapatkan kompensasi. Namun Andy menilai kondisi itu tetap merugikan penumpang. Dia bahkan mengaku pekerjaannya ikut terdampak akibat ketidakpastian penerbangan.
"Kerjaan saya tentunya sangat terdampak. Bos sudah ngejar terus," ujar dia.