NADIKABAR.COM — Bandara Tjilik Riwut Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng), mulai melayani kembali penerbangan setelah beberapa waktu terakhir tak dapat beraktivitas akibat gangguan asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
"Aktivitas penerbangan kemarin yakni 29 Oktober 2026 sudah mulai berlangsung, dengan adanya satu penerbangan kedatangan Garuda Indonesia GA 550 dari Jakarta pada pukul 16.55 WIB. Namun, tidak terdapat penerbangan keberangkatan dari Bandara Tjilik Riwut," kata Humas Angkasa Pura Indonesia Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya Andi Wiguna dihubungi dari Palangka Raya, Jumat.
Meski begitu, Andi menjelaskan, aktivitas penerbangan belum dapat dikatakan kembali normal sepenuhnya. Operasional masih berlangsung secara bertahap sesuai kesiapan maskapai, kondisi cuaca, serta pemenuhan persyaratan keselamatan penerbangan.
Dia menyampaikan berkaitan kondisi visibility atau jarak pandang dalam beberapa waktu terakhir memang terdapat periode perbaikan jarak pandang. Namun, kondisinya masih perlu dipantau secara berkelanjutan karena dapat berubah sewaktu-waktu.
"Keputusan operasional penerbangan tetap mengacu pada ketentuan keselamatan dan batas minimum operasional yang berlaku," katanya menegaskan.
Adapun untuk Jumat ini, ia mengatakan terdapat dua aktivitas penerbangan dari maskapai Garuda, meliputi keberangkatan dengan tujuan Jakarta dan kedatangan dari Jakarta.
Pihaknya bersama maskapai dan lainnya secara rutin melakukan evaluasi serta terus berkoordinasi, termasuk mengupayakan agar aktivitas di Bandara Tjilik Riwut dapat kembali seperti sediakala saat waktu normal.
"Kami berharap kondisi ini terus membaik sehingga operasional penerbangan di Bandara Tjilik Riwut dapat kembali berjalan normal secara bertahap," katanya.