"Penguatan penyelam TNI AL dan unsur bawah air meningkatkan kemampuan pencarian, namun arus, visibilitas rendah, kedalaman, dan konfigurasi bangkai terbalik tetap menjadi faktor risiko utama yang dapat memperlambat penetrasi serta membahayakan personel," imbuh Nas.

Diketahui, hingga kini, Basarnas mencatat total 128 korban telah ditemukan, terdiri dari 108 orang selamat dan 20 orang meninggal dunia. Sementara 115 orang masih dalam pencarian dari total manifest 243 orang.