"Air terus masuk. Sulit untuk keluar rumah sekarang. Ketinggian air sudah mencapai pinggang saya," ujar Somkid Pheuk-ngam (67), seorang pedagang yang tinggal di dekat kanal di sebelah utara pusat kota Bangkok.

"Saya tidak bisa pergi ke mana-mana. Saya sudah menutup toko selama dua hari ini," katanya kepada AFP.

Somkid menuturkan bahwa dirinya sering mengalami banjir. "Menurut saya, kali ini lebih parah daripada banjir tahun 2011," ucapnya.

Dalam pernyataan via media sosial, Sittipunt mengatakan bahwa wilayah timur kota Bangkok menjadi area paling terdampak banjir. Dia memperingatkan adanya prakiraan hujan lebih lanjut.