Sekolah Rakyat Tahap II tidak hanya menghadirkan ruang kelas, tetapi juga membangun ekosistem pendidikan dalam satu kawasan. Setiap lokasi dilengkapi tiga gedung pendidikan untuk jenjang SD, SMP, dan SMA, laboratorium, asrama siswa putra dan putri, rumah susun guru, kantin dan dapur, gedung serbaguna, masjid dan rumah ibadah, serta guest house.

Untuk menunjang keamanan dan aktivitas siswa, kawasan sekolah juga dilengkapi sistem kamera pengawas atau CCTV, lapangan upacara, serta fasilitas olahraga berupa lapangan sepak bola atau mini soccer dan lapangan basket.

Kementerian PU selanjutnya akan melanjutkan pembangunan Sekolah Rakyat Tahap III di 100 lokasi baru. Setiap sekolah direncanakan memiliki kapasitas lebih dari 2.000 siswa, dengan desain bangunan yang disesuaikan dari dua menjadi empat lantai berdasarkan kondisi lokasi.

Melalui pembangunan Sekolah Rakyat, Kementerian PU mendorong perluasan akses pendidikan sekaligus membuka lapangan kerja dan memperkuat perputaran ekonomi masyarakat di berbagai daerah. Program ini sejalan dengan Sasaran Utama PU 608, khususnya target nol persen kemiskinan dan pertumbuhan ekonomi mencapai 8 persen.