Dalam kegiatan tersebut, peserta tidak hanya diajak naik LRT Jabodebek, tetapi juga belajar menggunakan fasilitas di stasiun dan kereta dengan baik dan aman, mengenal budaya antre, memahami pentingnya memberikan prioritas kepada pengguna yang membutuhkan, serta menjaga ketertiban. Peserta juga dikenalkan dengan berbagai profesi di balik operasional kereta dan teknologi operasional LRT Jabodebek yang menggunakan sistem otomatis dengan dukungan Train Attendant (TA) selama perjalanan.
Manager of Public Relation LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, mengatakan pengalaman langsung penting untuk mengenalkan budaya transportasi publik kepada anak-anak sejak dini. Pengenalan tersebut diharapkan dapat menjadi pengalaman awal bagi anak-anak untuk mengenal dan menggunakan transportasi publik dalam aktivitas sehari-hari.
βEdutrain bukan sekadar kegiatan naik kereta, tapi menjadi pengalaman belajar agar anak-anak memahami bagaimana menggunakan transportasi publik secara aman, tertib, dan bertanggung jawab,β ujarnya.