Jarak tempuh yang cukup jauh, lebih dari 5 jam dari ibukota Kabupaten, serta kondisi malam, menjadi momentum bagi Kapolres untuk memilih tinggal lebih lama bersama warga. Bukan hanya untuk beristirahat, namun untuk benar-benar merasakan denyut kehidupan masyarakat pesisir.
Di ruang tamu yang sederhana itulah, komunikasi tanpa sekat terjalin. Duduk lesehan, Kapolres mendengarkan langsung berbagai cerita warga, mulai dari situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), persoalan lingkungan, hingga harapan masyarakat terhadap pelayanan Polri.
"Kehadiran kami di tengah masyarakat bukan hanya menjalankan tugas kedinasan, tetapi membangun hubungan emosional. Kami tidak ingin hanya mendengar laporan saat ada masalah, kami ingin mendengar langsung aspirasi, masukan, dan keluhan warga dalam kesehariannya," ujar AKBP Ahmad Nur Ari.
Putra Bugis asal Makassar, Sulawesi Selatan tersebut menegaskan, Polri tidak bisa bekerja sendiri. Stabilitas Kamtibmas yang aman dan kondusif hanya bisa terwujud dengan dukungan dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat sebagaimana tagline Kapolri, 'Polisi Bersama Masyarakat'.