Musibah ini dipicu hujan deras berintensitas tinggi yang mengguyur wilayah tersebut sejak Sabtu (7/11) sore.

Derasnya debit air dari kawasan Pintu Rime yang meluap tak hanya menggenangi permukiman, tetapi juga membawa gulungan material kayu dari area hulu.

Selain rumah tinggal, benturan material kayu dan derasnya arus juga mengakibatkan satu unit jembatan gantung di Desa Pertik rusak berat serta merusak fasilitas Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) setempat.

Sementara di Desa Badak, jembatan utama dilaporkan mengalami pengikisan parah pada bagian pondasi.