NADIKABAR.COM — Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Penataan Bangunan, Prasarana, dan Kawasan (BPBPK) Sumatera Barat melakukan upaya penanganan terhadap sejumlah Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) yang terdampak banjir di Kota Padang pada Jumat (9/10) dan Sabtu (10/10). Upaya ini dilakukan untuk mempercepat pemulihan fungsi infrastruktur serta menjaga keberlangsungan pelayanan air minum bagi masyarakat.
Banjir mengakibatkan kerusakan pada sejumlah infrastruktur SPAM, di antaranya SPAM Guo Kuranji, SPAM Palukahan, dan SPAM Gunung Pangilun. Pada SPAM Guo Kuranji, banjir menyebabkan kerusakan hingga jebolnya bangunan intake serta terputusnya beberapa jaringan pipa transmisi.
Sementara itu, bangunan intake SPAM Palukahan tertutup material banjir. Adapun pada SPAM Gunung Pangilun, pekerjaan pembangunan prasedimen mengalami kendala akibat area pekerjaan yang terendam air.
Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan bahwa penanganan pascabencana tidak hanya berfokus pada perbaikan infrastruktur yang rusak, tetapi juga memastikan masyarakat kembali mendapatkan layanan dasar.