"Sebanyak tiga kepala keluarga mengungsi sementara di rumah kerabat. Seorang warga masih dalam pencarian," ujar Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, dalam keterangannya, Sabtu (19/9/2026).
Per Sabtu (19/9), kondisi banjir dilaporkan telah surut. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasaman bersama pemerintah kecamatan dan nagari, TNI, Polri, serta masyarakat melakukan asesmen dan koordinasi penanganan di lapangan, termasuk mendukung upaya pencarian terhadap satu warga yang masih belum ditemukan.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di wilayah rawan banjir dan berada di sekitar aliran sungai, untuk meningkatkan kewaspadaan saat hujan berintensitas tinggi berlangsung dalam waktu lama. Masyarakat diharapkan menghindari aktivitas di sekitar sungai ketika debit air meningkat dan segera menuju tempat yang lebih aman apabila terdapat tanda-tanda kenaikan muka air.