NADIKABAR.COM β€” Bank Dunia (World Bank) menilai kuatnya permintaan domestik menjadi penopang pertumbuhan ekonomi Indonesia di tengah lonjakan ekspor komponen industri akal imitasi (AI) alias "AI boom" di sejumlah negara Asia Timur dan Pasifik.

Chief Economist Bank Dunia untuk Asia Franziska Ohnsorge memandang Indonesia relatif lebih sedikit terpapar dari lonjakan aktivitas global tersebut dibandingkan negara-negara lain di kawasan.

β€œKhusus untuk Indonesia ini menarik. Indonesia relatif lebih sedikit terpapar dibandingkan negara-negara lain terhadap lonjakan aktivitas global yang berkaitan dengan AI ini,” kata Franziska dalam taklimat media East Asia and Pacific Economic Update edisi Oktober 2026 secara virtual di Jakarta, Selasa.

Menurut dia, kuatnya permintaan domestik menjadi faktor utama yang menopang pertumbuhan ekonomi Indonesia.

β€œYang benar-benar kuat di (ekonomi) Indonesia adalah permintaan domestik. Hal itulah yang menopang pertumbuhan ekonomi Indonesia. Dan inilah yang sedikit membedakannya dari negara-negara lain di kawasan (Asia),” ujarnya.