Agar persiapan ibadah lebih matang, imbuh Nur, perencanaan keuangan untuk umrah perlu dilakukan dengan cermat, mulai dari biaya penerbangan, akomodasi, uang saku, hingga dana cadangan.
Nasabah bisa memisahkan dana sesuai tujuan umrah dan menentukan target dengan memanfaatkan fitur auto budgeting.
"Kalau finansial sudah tertata dari awal, ibadah akan terasa lebih tenang dan kita tidak perlu pusing memikirkan kondisi keuangan saat beribadah dan kembali ke tanah air,” kata Nur.
Ia menambahkan, Jago Syariah berkomitmen terus mendampingi nasabah untuk membangun kebiasaan finansial yang terarah dan berkelanjutan.
Adapun secara umum, Jago Syariah mencatatkan pertumbuhan solid dengan volume transaksi per September 2026 mengalami peningkatan sebesar 55 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, sedangkan nominal transaksi naik 50 persen (year on year/yoy).