Sebanyak tiga UMKM yang difasilitasi tersebut yakni Masnia Collection dari Pasuruan yang memproduksi pakaian bordir, Sharleez Skincare dari Surabaya yang menawarkan produk perawatan kulit, serta Batik Gajah Mungkur dari Gresik yang memasarkan produk batik.
Melalui keikutsertaan itu, Bank Jatim membuka kesempatan bagi pelaku usaha untuk memperkenalkan produk secara langsung kepada calon pembeli dan mitra bisnis di Aceh sekaligus menjajaki potensi transaksi yang dapat memperluas jangkauan pemasaran produk Jawa Timur.
Winardi menilai dukungan perbankan terhadap UMKM perlu disertai pembukaan akses pasar agar pelaku usaha tidak hanya memiliki kemampuan mengembangkan produksi tetapi juga peluang memperluas penjualan dan membangun kemitraan di luar daerah asal.