NADIKABAR.COM β PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. mengatakan pengambangan layanan bisnis bullion memperluas akses masyarakat terhadap investasi emas yang semakin mudah.
βSebagai bank konvensional pertama di Indonesia yang mengantongi izin bank bullion, Bank Mandiri menghadirkan Tabungan Emas, cicilan melalui KSM Emas, serta pengambilan emas fisik dalam satu ekosistem,β kata Direktur Information Technology Bank Mandiri Sunarto dalam Paparan Publik Laporan Keuangan Triwulan III/2026 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk secara daring di Jakarta, Jumat.
Melalui Livinβ by Mandiri, nasabah dapat membuka tabungan dengan pembelian awal mulai dari 0,02 gram emas.
Setelah itu nasabah dapat melakukan transaksi pembelian emas mulai dari 0,005 gram dan penjualan emas mulai dari 0,01 gram melalui tabungan emas yang dapat diakses selama 24 jam secara realtime.
Sementara itu, KSM Emas menyediakan fasilitas kredit untuk pembelian emas dengan mekanisme cicilan, sehingga nasabah memiliki pilihan layanan sesuai kebutuhan.
Untuk menghubungkan layanan digital dengan kebutuhan emas fisik, nasabah dapat melakukan pengambilan emas fisik dari saldo tabungan emas melalui 28 ATM Emas dan 458 cabang yang bisa dipilih melalui Livin'.
Nasabah bisa memilih untuk pembelian emas melalui tabungan emas dengan pilihan merek ANTAM LM dan HRTA GOLD untuk melengkapi layanan tersebut.
βMelalui bisnis bullion, kami ingin memudahkan masyarakat mengakses layanan emas yang terintegrasi melalui Livin by Mandiri, mulai dari menabung, cicil emas, hingga ambil emas fisik dari tabungan emas. Pengembangan ini melengkapi layanan Bank Mandiri sesuai kebutuhan finansial nasabah yang semakin beragam,β ujar Sunarto.
Selain itu, Bank Mandiri juga terus meningkatkan kualitas layanan agar nasabah memperoleh pengalaman perbankan terbaik di setiap interaksi.
Upaya ini dijalankan melalui program transformasi layanan yang menyempurnakan proses secara menyeluruh, mulai dari kantor cabang, contact center, hingga kanal digital, seiring dengan kebutuhan dan ekspektasi masyarakat yang terus berkembang.
Direktur Operations Bank Mandiri Timothy Utama mengatakan per September 2026, transformasi tersebut mulai membuahkan hasil, salah satunya jumlah keluhan nasabah turun 74 persen, sementara waktu tunggu antrean di kantor cabang menjadi lebih singkat.
Nasabah kini juga dapat terhubung dengan contact center jauh lebih cepat tanpa dikenai biaya. Di sisi pembiayaan, hampir seluruh proses penilaian agunan kini dapat diselesaikan dalam dua hari kerja.