"Saya minta kepada seluruh tim untuk bekerja ikhlas, bertanggung jawab, dan mengutamakan keselamatan. Tetap bangun koordinasi dengan pihak-pihak terkait selama berada di lokasi. Pastikan bantuan yang dibawa tepat sasaran," pinta Aji Man.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bima, A Faruk, mengatakan pengiriman bantuan logistik dan relawan kemanusiaan sebagai bentuk kepedulian masyarakat dan Pemkot Bima terhadap warga NTT yang terdampak bencana gempa.

"Langkah ini bagian dari kepedulian masyarakat dan Pemkot Bima terhadap saudara-saudara kita yang menjadi korban bencana gempa," terang Faruk.

Pemkot Bima, tutur Faruk, mengirim bantuan kebutuhan logistik meliputi 5 ton beras, 400 dus mi siap saji, minyak goreng, terpal, selimut, tikar, perlengkapan mandi cuci kakus (MCK), kebutuhan anak-anak, dan obat-obatan. Total nilai bantuan logistik mencapai Rp 250 juta.