Operasi tersebut melibatkan dua pesawat, yakni Lockheed C-130H Hercules untuk menjalankan misi pengeboman air dan Cessna Citation sebagai pesawat pemandu menuju lokasi sasaran.

β€œNanti dari mereka melakukan pantauan melalui udara untuk menentukan titik koordinat yang sifatnya darurat, dekat dengan permukiman, serta luasannya tinggi,” ujarnya.

Kedua pesawat tersebut berangkat dari Balikpapan. Penentuan sasaran mempertimbangkan tingkat kedaruratan, luas kebakaran, serta kedekatan lokasi dengan permukiman warga.

Di Kutai Timur, dampak karhutla mulai dirasakan masyarakat. Asap kebakaran di wilayah Sangatta Utara dilaporkan telah memasuki kawasan permukiman.