Dengan sasaran 33,24 juta penerima, bantuan tersebut membantu memenuhi kebutuhan beras masyarakat berpenghasilan rendah sehingga secara tidak langsung dapat mengurangi permintaan di pasar.

Pada 2026, bantuan pangan beras sebelumnya dialokasikan untuk periode Februari-Maret dan Juli-September. Dengan tambahan alokasi Oktober-Desember, program tersebut akan berlangsung selama delapan bulan dalam setahun.

Setiap penerima manfaat mendapatkan bantuan beras sebanyak 10 kilogram per bulan.

Secara keseluruhan, total bantuan pangan beras pada 2026 diproyeksikan mencapai 2,6 juta ton. Jumlah tersebut terdiri atas 662,8 ribu ton untuk Februari-Maret, 967,5 ribu ton untuk Juli-September, dan sekitar 997 ribu ton untuk Oktober-Desember.

Pada 2024, total alokasi bantuan pangan beras mencapai 10 bulan penyaluran dengan sasaran 22 juta penerima setiap bulan. Penyaluran tersebut berlangsung pada Januari-Maret, April-Juni, serta Agustus-Desember dengan total beras 1,9 juta ton.