Sementara itu, Saryadi mengatakan, bantuan revitalisasi tahap pertama bagi SD, SMP, dan SMA yang rusak imbas gempa NTT sedang menunggu perhitungan kebutuhan.

"Untuk jenjang SD, SMP, dan SMA, verifikasi dan validasi telah dilakukan dan saat ini sedang berproses untuk menunggu perhitungan kebutuhan," kata Saryadi.

Ia menambahkan, Kemendikdasmen akan mendampingi proses transisi darurat menuju rehabilitasi dan rekonstruksi permanen satuan pendidikan. Termasuk di antaranya yaitu peninjauan ulang terhadap sekolah penerima program revitalisasi tahun 2026 yang berada di wilayah terdampak.