"Memang jumlahnya dibandingkan dengan bencananya tidak seberapa, tapi mudah-mudahan ini memicu gelombang zakat, infak dan sedekah dari warga Kota Bandung untuk membantu saudara-saudara kita di NTT melalui Baznas," ungkapnya.

Farhan menyebut, bantuan tersebut merupakan bentuk solidaritas warga Bandung terhadap masyarakat yang sedang menghadapi masa sulit akibat bencana. Ia berharap kolaborasi yang telah terbangun tim redaksi Pemkot Bandung, Baznas Kota Bandung, Baznas RI, Bank bjb, dunia usaha, dan masyarakat dapat terus diperkuat sehingga kepedulian sosial tidak berhenti pada satu momentum bencana.

"Semoga apa yang kita lakukan sekarang ini memberikan berkah dan manfaat," kata Farhan.

Ketua Baznas RI Sodik Mudjahid menjelaskan, instansi yang dipimpinnya sudah terjun langsung sejak awal terjadinya bencana di NTT. Tim Baznas dikirim ke lokasi untuk memberikan bantuan tanggap darurat, mulai dari penyediaan tenda, makanan, dan sembako, layanan kesehatan, air bersih, hingga perhatian khusus bagi perempuan dan anak-anak.