Pemindahan rute akan dilaksanakan setelah persiapan selesai dan pemerintah kabupaten, melalui Bupati Bantul atau pihak yang berwenang, menerbitkan keputusan terkait pelaksanaannya.

β€œKalau harapan saya ya akhir bulan Oktober atau awal November segera dimulai,” katanya.

Saryadi mengatakan pengalihan rute diperlukan untuk mengurangi tekanan aktivitas wisata di zona inti, terutama akibat kendaraan ekstrem seperti jeep yang berpotensi merusak morfologi gumuk pasir barchan.

β€œDilintasi jeep, digilas ban, jadi rusak itu morfologinya,” ujarnya.

Ia menilai gumuk pasir barchan memiliki bentang alam yang khas sehingga kelestariannya perlu dijaga, salah satunya dengan menghindarkan kawasan inti dari lintasan kendaraan wisata.

Dalam program restorasi tersebut, Dinas Pariwisata berfokus pada pemindahan rute jeep, sedangkan organisasi perangkat daerah (OPD) lain turut menjalankan langkah sesuai dengan tugas masing-masing.