NADIKABAR.COM — Sejumlah masyarakat di Bali mengeluhkan kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite. Kondisi tersebut menyebabkan antrean kendaraan mengular di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).
Salah satu SPBU yang kehabisan Pertalite adalah SPBU di Jalan Pulau Komodo, Denpasar. Kondisi antrean yang mengular juga terlihat di salah satu SPBU di Jalan Imam Bonjol, Denpasar. Antrean kendaraan bahkan mengular hingga ke jalan di sebelah SPBU.
Salah seorang warga yang sedang mengantre di SPBU Jalan Pulau Komodo, Made Sandi, mengaku terpaksa membeli Pertamax lantaran stok Pertalite di SPBU yang didatanginya habis. Padahal, biasanya SPBU ini melayani Pertalite untuk sepeda motor sampai tiga jalur.
"Di sini Pertalite lagi habis, jadinya terpaksa beli Pertamax. Tadi cek di SPBU lain juga habis Perrtalite. Saya tanya pegawai SPBU-nya juga katanya Pertalite masih diantar," ujarnya saat ditemui, Kamis (27/8/2026).
Ia mengaku, sebelum akhirnya membeli di SPBU tersebut, ia sudah mencari di dua SPBU lain. Namun hasilnya sama, Pertalite habis. "Iya tadi sudah dua SPBU habis semua. Jadi daripada nunggu, mending isi pertamax dulu," ceritanya.
Menurutnya, antrean di SPBU tersebut tidak terlalu panjang seperti di SPBU sebelumnya karena stok Pertalite yang habis, sehingga sebagian pengendara tidak jadi mengisi BBM setelah mengetahui Pertalite habis.