Ia menyebutkan berdasarkan data platform Stop Boros Pangan hingga akhir September 2026, sebanyak 9,7 persen dari total mitra penyelamatan pangan merupakan sektor ritel.

Dia berharap partisipasi itu terus meningkat seiring dengan tumbuhnya kesadaran dan inovasi pelaku usaha.

"Kami juga terus mendorong sektor ritel untuk melakukan pendataan dan melaporkan aksi penyelamatan pangan yang telah dilakukan,” tutur Nita.