NADIKABAR.COM — Badan Pangan Nasional (Bapanas) menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) serentak di 38 provinsi dan 514 kabupaten/kota untuk memperluas akses pangan terjangkau sekaligus menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan hingga ke masyarakat pelosok.

Sekretaris Utama Bapanas Ito Hediarto mengatakan pelaksanaan GPM secara serentak merupakan bagian dari langkah pemerintah untuk memastikan masyarakat memperoleh kebutuhan pangan dengan harga terjangkau.

"Makin sering kita melaksanakan Gerakan Pangan Murah, lebih baik. Mudah-mudahan gerakan ini membantu masyarakat seluruh Indonesia," kata Ito dalam GPM serentak di 38 provinsi yang dipantau secara daring di Jakarta, Kamis.

Memperingati Hari Pangan Sedunia (HPS) Tahun 2026, Bapanas bersama seluruh jajaran daerah dan mitra menyelenggarakan GPM Nasional secara serentak di 38 provinsi dan 514 kabupaten/kota.

Ito turut meninjau langsung pelaksanaan GPM di Kota Makassar, Sulawesi Selatan bersama Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani dan jajaran pemerintah kota setempat serta sejumlah pemangku kepentingan terkait.

Dia menuturkan kegiatan itu menjadi perhatian pemerintah untuk terus memperkuat koordinasi bersama Bulog, ID FOOD, dan BUMN pangan lainnya dalam menghadirkan program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Menurutnya, keberlanjutan program stabilisasi pasokan dan harga pangan juga menjadi perhatian pemerintah, termasuk dalam menghadapi peningkatan kebutuhan masyarakat menjelang Natal dan Tahun Baru.

Langkah masif itu menjadi wujud nyata menghadirkan pangan berkualitas dengan harga ramah kantong langsung ke tengah masyarakat, sekaligus memperkuat fondasi swasembada pangan nasional.