NADIKABAR.COM — Badan Pangan Nasional (Bapanas) memperkuat peran Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai saluran untuk penyaluran beras stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP) guna menjaga stabilitas harga sekaligus memperluas akses masyarakat komoditas tersebut.
"Kami memperkuat peran Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai salah satu saluran penyaluran beras SPHP," kata Sekretaris Utama Bapanas Ito Hediarto terkonfirmasi di Jakarta, Kamis.
Penguatan KDKMP dilakukan dengan tetap memastikan penyaluran SPHP berjalan sesuai kebijakan dan regulasi yang berlaku, termasuk ketentuan harga beras berdasarkan zonasi.
Ia mengatakan, Bapanas berperan memastikan kebijakan dan regulasi dalam pelaksanaan stabilisasi pasokan dan harga beras tetap terjaga.
“Kami menjaga dari sisi kebijakan dan regulasi. Kami menjaga berasnya,” ujar Ito.
Bapanas telah menggelar Rapat Koordinasi Kesiapan Distribusi Barang Bersubsidi Dan Komoditas Strategis melalui KDKMP di Jakarta.
Di sisi lain, kata Ito, penyaluran SPHP Beras sepanjang 2026 telah mendekati target yang ditetapkan. Berdasarkan data realisasi per 23 September 2026, penyaluran SPHP Beras telah mencapai 827 juta kilogram dari target 828 juta kilogram atau 99,98 persen.