NADIKABAR.COM — Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) menyatakan, Penghargaan Pembangunan Nasional (PPD) diharapkan menjadi instrumen evaluasi komprehensif yang memberikan umpan balik untuk meningkatkan kualitas perencanaan dan kinerja pelaksanaan Prioritas Nasional di daerah.

"Kami berharap PPD tidak hanya menjadi instrumen penghargaan saja, tapi bisa menjadi umpan balik bagi kualitas perencanaan dan kinerja pembangunan daerah," kata Deputi Bidang Pengendalian, Evaluasi, dan Manajemen Risiko Pembangunan Bappenas Tri Dewi Virgiyanti di Jakarta, Rabu.

Menurut dia, pada PPD 2026 untuk tingkat provinsi semua mengikuti seleksi tanpa terkecuali, sedangkan tingkat kabupaten dari 416 yang mengirimkan 334 sementara untuk tingkat kota 86 dari 94.