NADIKABAR.COM — Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) membidik penciptaan sekitar 200.000 talenta berdaya saing global hingga 2035 melalui pengembangan pusat kewirausahaan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).
Spesialis Pendanaan SDGs Sekretariat Nasional SDGs Kementerian PPN/Bappenas Luhur Fajar Martha mengatakan sasaran tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat sumber daya manusia, inovasi, dan pengembangan usaha yang mampu bersaing di pasar.
"Hingga 2035 target kita 10 tahun ke depan itu kita punya pool of talent, kita ingin mencapai 200.000 talenta global yang punya daya saing dan kompetitif yang tinggi dalam hal inovasi, teknologi, dan lain-lain," kata Luhur dalam diskusi Bioeconomy and The SDGs pada Indonesia Impact Investment Summit 2026 di Jakarta, Rabu.
Menurut dia, pengembangan talenta tersebut berkaitan dengan inisiatif SDGs Entrepreneurial Center yang disiapkan sebagai wadah kolaborasi untuk menghimpun sumber daya pemerintah, swasta, dan lembaga nonpemerintah dalam menyiapkan proyek usaha yang sesuai dengan kebutuhan pasar serta mendukung pencapaian SDGs.
"Bappenas menginisiasi apa yang disebut dengan 'SDGs Entrepreneurial Center'," ujarnya.
Melalui pusat kewirausahaan tersebut, Bappenas ingin mempertemukan sumber daya manusia yang memiliki keahlian dengan pelaku usaha dan proyek yang membutuhkan dukungan inovasi agar mampu berkembang sesuai kebutuhan pasar.
"Nanti, ketika ada yang butuh SDM yang unggul, bisa cari di sini, gitu ya seterusnya. Dan juga proyek, proyek yang memang butuh competitiveness, bisa di sini, begitu seterusnya," ucap dia.
Luhur menjelaskan platform itu tidak dimaksudkan untuk menggantikan peran lembaga atau program yang telah berjalan, tetapi menyatukan sumber daya yang tersedia guna memperkuat penyiapan proyek usaha.