Saat ini, pemerintah dihadapkan pada target waktu Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029 dan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025-2045, sehingga 60 program prioritas pembangunan nasional dan Proyek Strategis Nasional (PSN) harus segera direalisasikan melalui keterlibatan pelaku usaha yang tepat dengan perencanaan proyek yang baik.

β€œProyek preparation itu tidak bisa dilakukan oleh swasta sendiri maupun oleh pemerintah sendiri, karena kita harus (merumuskan) struktur model bisnisnya mau seperti apa. Kalau melibatkan pemerintah dari APBN-nya seperti apa, dari investasi swastanya seperti apa, mitigasi risikonya seperti apa. Nah, proyek-proyek secara detail ini sedang kita petakan,” ujar Putut.

β€œDari 60 ini nanti yang akan goal dengan usahanya, dengan Kadin (Kamar Dagang dan Industri) yang mana, yang seperti apa. Milestone-nya nanti adalah keberhasilan dari beberapa proyek PKPN (Program Kerja Prioritas Nasional) yang di tahun 2026 sudah mulai jalan. Bukan berarti PKPN ataupun proyek strategis nasional itu langsung selesai semuanya, tapi mulai jalan berdasarkan informasi yang semakin solid,” ujarnya.