NADIKABAR.COM β€” Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Rachmat Pambudy mengatakan potensi ternak Indonesia dapat dikembangkan menjadi keunggulan tersendiri apabila didukung kelembagaan peternak yang kuat.

β€œPenguatan bibit, pakan, dan manajemen perlu menjadi bagian dari ekosistem pengembangan peternakan,” ujar Rachmat Pambudy dalam agenda Musyawarah Nasional Himpunan Peternak Domba Kambing Indonesia (Munas HPDKI) V Tahun 2026, dari keterangan resmi, di Jakarta, Rabu.

Rachmat menyampaikan potensi pengembangan domba dan kambing tercermin dari besarnya pasar yang belum sepenuhnya dimanfaatkan.

Industri akikah baru memenuhi sekitar 14,28 persen dari potensi kebutuhan nasional yang mencapai 6,3 juta ekor per tahun, sementara ekspor ke Malaysia baru memenuhi sekitar 4,64 persen dari potensi permintaan negara tersebut.

Dalam konteks pembangunan wilayah, Rachmat Pambudy menilai peternakan memiliki keterkaitan erat dengan sektor pertanian dan industri pariwisata.

Karena itu, pengembangannya dinilai perlu masuk dalam perencanaan pembangunan jangka menengah serta didukung kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dunia usaha, media, dan komunitas peternak.

Lebih lanjut, dia turut mendorong pengembangan peternakan domba dan kambing Indonesia agar mampu memenuhi kebutuhan dalam negeri, sekaligus berdaya saing di pasar global.

Menteri PPN juga menyoroti pentingnya penguatan peran HPDKI melalui kerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dan perguruan tinggi sebagai bagian dari upaya membangun peternakan domba dan kambing yang berdaya saing.

β€œApa pun yang kita lakukan harus berdaya saing. Daya saing tidak cukup hanya di Jawa Barat, tidak cukup hanya di kawasan ASEAN, tidak cukup hanya di Asia, harus terus dikembangkan agar mampu berdaya saing di seluruh dunia,” ujar dia lagi.

β€œDengan ilmu dan pengetahuan, kita bangun keunggulan. Domba dan kambing adalah contoh bagaimana kita bisa membangun peternakan Indonesia dari Aceh sampai Papua,” kata Rachmat Pambudy.