NADIKABAR.COM β Badan Karantina Indonesia (Barantin) mendorong 1.000 pelaku usaha termasuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Sulawesi Tengah (Sulteng) bisa memenuhi standar ekspor seiring nilai ekspor durian daerah itu ke China mampu mencapai sekitar Rp871 miliar hingga Agustus 2026.
Kepala Barantin Abdul Kadir Karding mengatakan kesiapan ekspor tidak hanya ditentukan oleh potensi komoditas, tetapi juga pemenuhan standar kesehatan, keamanan, mutu, ketertelusuran, dan persyaratan teknis negara tujuan.
βTransformasi pelaku usaha menuju pasar global harus dimulai dari kesiapan produk. Tidak cukup hanya memiliki komoditas yang potensial, tetapi juga harus mampu memenuhi standar kesehatan, keamanan, mutu, ketertelusuran, serta persyaratan teknis yang ditetapkan negara tujuan ekspor,β kata Karding dalam keterangan resmi diterima di Jakarta, Selasa.