NADIKABAR.COM — Badan Karantina Indonesia (Barantin) menghadirkan Klinik Ekspor untuk memberikan konsultasi dan pendampingan kepada pelaku UMKM pada momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-48 Kota Palu guna memperluas akses produk daerah ke pasar ekspor.

“Kami bersama Kementerian UMKM, Pemerintah Kota Palu, dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah sedang mendorong penguatan daya saing melalui bimbingan dan edukasi agar kualitas produk menjadi lebih baik,” kata Kepala Barantin Abdul Kadir Karding di Palu, Sulawesi Tengah, Minggu.

Ia menjelaskan Sulawesi Tengah memiliki potensi komoditas ekspor, seperti sarang burung walet, ikan, kakao, dan cengkeh yang dapat dikembangkan untuk menjangkau pasar internasional.

Menurut dia, salah satu tantangan yang dihadapi pelaku UMKM adalah menjaga standar kualitas produk serta keterbatasan pengetahuan mengenai persyaratan pasar internasional.