Sidakarya menyebut kehadiran jajaran pusat dalam penyusunan rencana kontingensi kecelakaan pesawat ini menegaskan pentingnya sinkronisasi prosedur penanganan musibah di tingkat daerah maupun nasional.
Perwakilan Direktur Operasi Basarnas Retno Budiharto juga memberikan penekanan khusus terkait implementasi dokumen kontingensi usai kegiatan berakhir.
"Kami berharap dengan adanya dokumen rencana kontingensi ini setelah ditandatangani masing-masing bisa melakukan peran dan tugasnya dan ke depannya dapat lebih terkoordinasi, solidaritas, kolaborasi, dan lainnya bisa lebih baik, khususnya sinergisitas seluruh potensi SAR di Kantor SAR Denpasar," tutur Retno Budiharto.
Ia berharap dokumen rencana kontingensi kecelakaan pesawat ini mampu meminimalkan risiko jatuhnya korban jiwa sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan sarana prasarana SAR di Pulau Dewata.