NADIKABAR.COM β Basarnas memperhitungkan kondisi arus bawah laut yang cepat berubah di lokasi kecelakaan KM Virgo Transport 8 dengan memanfaatkan waktu laut teduh agar penyelam Basarnas Special Group (BSG) dapat masuk ke badan kapal yang tenggelam.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Kelas A Banjarmasin I Putu Sudayana selaku SAR Mission Coordinator mengatakan penyelam memanfaatkan waktu ketika arus mulai teduh dan gelombang mengecil karena kondisi tersebut tidak berlangsung lama, sehingga tim harus segera melakukan penyelaman.
βSaat arus bawah laut teduh, gelombang mulai kecil, waktu itulah yang dimanfaatkan oleh tim penyelam untuk segera melaksanakan penyelaman, dan itu waktunya tidak berlangsung lama,β kata Putu dalam konferensi pers perkembangan operasi SAR hari kesembilan kecelakaan KM Virgo Transport 8 di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Senin malam.
Menurut dia, waktu penyelaman yang terbatas membuat tim harus memaksimalkan setiap kesempatan ketika kondisi laut memungkinkan saat kecepatan arus berada di bawah 2,5 knot, sehingga penyelam dapat segera turun melakukan pencarian dan beberapa korban berhasil dievakuasi dari dalam badan kapal.