NADIKABAR.COM β Basarnas memanfaatkan teknologi remotely operated vehicle (ROV) untuk menggambarkan kondisi bagian dalam bangkai Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8 yang karam di dasar laut sebagai acuan bagi penyelam dalam pencarian korban.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Banjarmasin I Putu Sudayana selaku SAR Mission Coordinator mengatakan ROV digunakan untuk menelusuri lorong-lorong di dalam kapal, kemudian hasil pemantauan tersebut menjadi dasar bagi penyelam dalam melakukan pencarian korban.
βTadi setelah pantauan menggunakan ROV, kemudian penyelam bekerja sesuai hasil ROV. ROV menelusuri lorong-lorong di kapal,β kata I Putu dalam konferensi pers perkembangan operasi SAR hari kedelapan kecelakaan KM Virgo Transport 8, di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Minggu malam.
Ia menjelaskan penggunaan ROV sebelumnya belum maksimal karena arus laut yang kencang, sehingga peralatan tersebut akhirnya diangkat kembali. Penyelaman juga menghadapi kendala karena arus bawah laut kembali kencang hingga sekitar tiga knot yang menjadi batasan berisiko bagi penyelam.
βSetelah ada gambaran dari ROV, di sela-sela kondisi arus yang sempat tenang siang hari tadi, tim penyelam Basarnas Special Group (BSG) memanfaatkan kesempatan tersebut untuk melakukan penyelaman. Waktu yang tersedia terbatas sehingga hanya satu korban yang berhasil ditemukan dan dievakuasi dalam kondisi meninggal dunia,β ujarnya.