Kabel bawah laut tersebut menghubungkan Nongsa Digital Park, Batam, dengan Changi, Singapura, melalui 24 pasang serat optik.
Kehadirannya memperkuat konektivitas digital Indonesia-Singapura sekaligus mendukung kebutuhan pusat data, komputasi awan, kecerdasan artifisial atau Artificial Intelligence (AI), dan interkoneksi data center.
Dengan demikian, konektivitas Batam tidak hanya berkembang melalui jalur laut, tetapi juga melalui jaringan digital yang semakin dibutuhkan industri berbasis teknologi.
βKita ingin Batam semakin terhubung. Bukan hanya terhubung secara fisik melalui pelabuhan dan jalur perdagangan, tetapi juga terhubung secara digital. Keduanya akan menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem investasi dan industri yang memberi kemanfaatan bagi ekonomi kita,β ujar Amsakar.