NADIKABAR.COM — Pemerintah Kabupaten Batang, Jawa Tengah, memastikan rekrutmen calon peserta didik Sekolah Rakyat tidak membuka jalur pendaftaran umum, melainkan akan menerjunkan tim untuk mencari langsung anak-anak yang membutuhkan di lapangan.

Bupati Batang Faiz Kurniawan di Batang, Rabu, mengatakan langkah jemput bola itu diambil agar bantuan pendidikan dari pemerintah daerah tepat sasaran serta menjangkau kelompok yang selama ini luput dari akses sekolah.

"Sistem rekrutmen Sekolah Rakyat tidak menggunakan jalur pendaftaran siswa secara umum. Perekrutannya berdasarkan usulan serta temuan langsung di lapangan," katanya.

Menurut Faiz, proses verifikasi calon siswa akan memadukan fakta lapangan dengan data usulan masyarakat lokal.