β€œSaya berharap bisa membawanya kembali ke Washington dan memamerkannya secara istimewa di Departemen Luar Negeri,” ujar Kevin.

Sementara itu, seniman batik asal Pekalongan, Mugi, mengatakan dirinya sangat senang dan merasa terhormat dapat berpartisipasi dalam pembuatan karya batik yang disebutnya sebagai batik F-250.

β€œKarya ini dibuat dengan proses batik tulis. Saya merasa bangga dan berterima kasih karena dipercaya untuk membuat lukisan ini,” kata Mugi, menambahkan bahwa dirinya berusaha merangkai makna 250 tahun kemerdekaan AS dengan motif-motif batik Indonesia.

β€œSemoga batik F-250 ini bukan hanya menjadi sebuah hiasan, tetapi juga menjadi kenangan akan hubungan yang baik antara Amerika Serikat dan ASEAN,” ujar Mugi menambahkan harapannya agar hubungan AS-ASEAN semakin kuat dan membawa kebaikan dan kemakmuran bagi kedua pihak.