NADIKABAR.COM β€” Shopee Indonesia mencatat motif Batik Parang dan Batik Kawung menjadi motif batik yang paling banyak dicari pengguna di platform tersebut dalam momentum Hari Batik Nasional 2026.

Berdasarkan data internal Shopee, minat terhadap batik juga terlihat dari daerah asal penjual. Jawa Tengah, Jawa Barat, dan Jawa Timur tercatat sebagai tiga provinsi dengan jumlah penjual batik terbanyak yang menyuplai dan mendistribusikan produk melalui Shopee.

Sementara itu, Malaysia dan Thailand menjadi dua destinasi ekspor teratas untuk produk batik dalam Program Ekspor Shopee.

Shopee menyebut Batik Parang memiliki pola garis diagonal yang merepresentasikan energi dinamis, perjuangan hidup, keteguhan hati, dan kearifan. Motif tersebut juga disebut sebagai salah satu motif batik tertua yang dahulu eksklusif bagi kalangan bangsawan.

Batik Kawung memiliki pola geometris berupa empat lingkaran yang mengelilingi satu lingkaran di tengah. Motif tersebut terinspirasi dari bentuk buah kawung atau buah aren dan secara filosofis dimaknai sebagai simbol kesucian serta ketulusan hati.

Salah satu jenama lokal yang memanfaatkan ekosistem digital untuk memperluas pasar batik ialah Nona Rara. Jenama yang berdiri sejak 2011 itu mengembangkan batik dengan potongan dan desain modern agar dapat digunakan dalam keseharian.

Brand Manager Nona Rara Adisfia Nur Henrista mengatakan pemanfaatan Shopee membantu pihaknya mempromosikan batik Indonesia dan menjangkau konsumen dari berbagai daerah.

β€œMelalui Shopee, Nona Rara lebih mudah mempromosikan batik Indonesia dan terhubung dengan konsumen dari berbagai daerah,” kata Adisfia dalam keterangan tertulis Shopee yang diterima ANTARA pada Jumat.

Dalam rangka Hari Batik Nasional yang diperingati setiap 2 Oktober, Shopee juga menggelar Shopee Festival Batik Nusantara pada 25 September hingga 2 Oktober 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan lebih dari 100 pilihan produk batik lokal.