Menurut Herry, kelahiran Ganesha bukan sekadar bertambahnya satu individu baru dalam populasi gajah sumatera. Kehadirannya menjadi pengingat bahwa upaya konservasi harus berjalan beriringan dengan perlindungan kawasan hutan sebagai ruang hidup satwa.

"Ganesha membawa pesan tentang kehidupan baru dan harapan. Kita ingin dia tumbuh kuat dan aman di tanah Riau. Tetapi tanggung jawab kita jauh lebih besar, yakni memastikan hutan dan ruang hidupnya tetap ada. Konservasi tidak cukup hanya menjaga satwanya, kita juga harus menjaga ekosistem tempat mereka hidup," ujarnya.

Lisa, induk dari Ganesha telah mendapatkan pemantauan intensif dari mahout, dokter dan perawat satwa sejak sehari sebelum melahirkan.

Setelah menunjukkan tanda-tanda menjelang kelahiran, Lisa akhirnya melahirkan dengan selamat. Sekitar 20 menit setelah lahir, Ganesha sudah mampu berdiri dan menunjukkan respons yang baik.

Lisa dan Ganesha hingga kini terus berada dalam pemantauan untuk memastikan kondisi keduanya tetap sehat dan aman.