Dadang mengatakan kondisi lingkungan dengan paparan asap tebal berpotensi meningkatkan risiko gangguan pernapasan. Meski demikian, ia menegaskan bahwa asap bukan satu-satunya faktor yang dapat menyebabkan pneumonia maupun kematian pasien.

"Pneumonia bisa menyerang siapa saja, terutama balita dan lansia serta orang yang mempunyai faktor komorbid. Apalagi kita dalam kondisi seperti ini," jelasnya.