"Penerima bantuan bedah rumah ini untuk warga kurang mampu dan miskin ekstrem," ucap Punardin.

Ia menyampaikan bahwa program bedah rumah akan berlanjut sesuai dengan anggaran yang dikelola Baznas Sultra.

Menurutnya, alokasi bantuan 200 rumah ini yang terbanyak dibanding tahun sebelumnya, karena program ini dilaksanakan bersama kejaksaan.

"Tahun lalu saja bantuan semacam ini dari Baznas hanya untuk 30 rumah dengan nilai Rp25 juta per unit, sekarang banyak, karena dibantu kejaksaan," kata Punardin.