NADIKABAR.COM — Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) BAZIS DKI Jakarta membuka layanan kesehatan gratis dan bantuan oksigen bagi masyarakat terdampak paparan asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah.
Ketua BAZNAS BAZIS DKI Jakarta Akhmad H. Abubakar mengatakan layanan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat, terutama anak-anak dan lanjut usia yang rentan terdampak paparan asap.
"Layanan kesehatan ini menjadi salah satu bentuk kepedulian kami untuk membantu masyarakat yang terdampak asap agar mendapatkan layanan yang dibutuhkan," kata Abubakar dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin.
Abubakar menjelaskan, layanan Baznas tersebut berlokasi di Kelurahan Pahandut Seberang Kecamatan Pahandut, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah dengan waktu operasi setiap hari pukul 08.00 hingga 16.00 WIB.
Menurut dia, penanganan dampak karhutla tidak hanya berfokus pada pemadaman api, tetapi juga pemenuhan kebutuhan dasar dan kesehatan masyarakat yang terdampak.
Hingga 31 Oktober 2026, Baznas telah melakukan pemadaman di 12 titik kebakaran serta mengerahkan 51 personel Tim Baznas Tanggap Bencana (BTB), satu mobil penyelamat, tujuh mobil operasional, dan dua sepeda motor.
Selain itu, Baznas mendirikan 13 titik layanan dapur air untuk menyediakan air minum dan makanan ringan bagi petugas serta relawan pemadam kebakaran.
Bantuan lainnya berupa makanan siap saji dan multivitamin disalurkan di Samuda, Kotawaringin Timur, serta Kelurahan Raja, Pangkalan Bun.
Abubakar menyebut, Baznas juga mendistribusikan masker di 27 lokasi, termasuk permukiman warga, sekolah, dan pondok pesantren.
Baznas DKI Jakarta turut menyalurkan bantuan air bersih di sembilan titik di Kalimantan Tengah dan Sumatera Selatan, termasuk Kabupaten Ogan Ilir dan Banyuasin.
"Dampak asap juga perlu menjadi perhatian, sehingga bantuan kesehatan dan pemenuhan kebutuhan dasar harus berjalan beriringan dengan upaya pemadaman," ujar Abubakar.
Ia berharap berbagai bantuan tersebut dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan sekaligus mendukung petugas dan relawan dalam menangani karhutla.
"Baznas akan terus mengupayakan dukungan kemanusiaan sesuai kondisi di lapangan," katanya.