NADIKABAR.COM — Badan Amil Zakat Nasional (Baznas)/Bazis Provinsi DKI Jakarta menyiapkan empat program tanggap darurat untuk membantu masyarakat terdampak kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Palangka Raya, Kalimantan Tengah.

"Baznas hadir adalah melaksanakan pemulihan terhadap kesehatan masyarakat maupun hal-hal yang terkait dengan kebutuhannya setelah terkena bahaya ISPA," kata Ketua Baznas/Bazis DKI Jakarta Akhmad H. Abu Bakar dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat.

Ia menjelaskan, empat program dalam aksi "Napas untuk Negeri" itu meliputi Rumah Sehat Oksigen, Layanan Home Visit Medis, pendistribusian logistik paket Keluarga Tangguh, serta logistik dan dukungan alat pelindung diri (APD).

Rumah Sehat Oksigen disiapkan sebagai tempat pemulihan dan terapi pernapasan darurat dengan menggunakan penyaring udara berteknologi HEPA.

Fasilitas tersebut dilengkapi unit medis, tabung oksigen, nebulizer, kipas penyejuk, dan tempat tidur pasien, dengan kapasitas hingga 500 penerima manfaat.

Program kedua berupa layanan kunjungan medis dari rumah ke rumah yang menargetkan 100 keluarga atau sekitar 400 jiwa.

Tim kesehatan akan melakukan pemeriksaan saturasi oksigen dan kondisi kesehatan, memberikan terapi nebulizer bagi penderita ISPA atau sesak napas, serta membagikan obat dan vitamin.

Selanjutnya, Paket Keluarga Tangguh disalurkan bersamaan dengan layanan kunjungan medis. Paket tersebut berisi biskuit, susu, vitamin, serta masker KN95 atau masker medis untuk membantu memenuhi kebutuhan gizi dan melindungi saluran pernapasan keluarga terdampak.

Program keempat berupa penyaluran logistik dan APD untuk mendukung petugas pemadam dan relawan di lapangan.

Bantuan tersebut mencakup dua unit mesin pompa Alkon set pemadam dan 100 paket APD yang terdiri atas masker respirator beserta isi ulang, kacamata pelindung, sarung tangan keselamatan, dan sepatu bot.

Selain itu, Baznas/Bazis DKI Jakarta menyalurkan empat unit nebulizer compressor, enam unit nebulizer portabel, empat tabung oksigen, 4.000 masker KN95 atau medis, serta 500 porsi makanan siap saji.

Bantuan lainnya meliputi 1.200 botol air mineral, 2.400 buah susu, 100 dus biskuit, dan 144 tabung oksigen portabel untuk petugas lapangan.

Adapun total anggaran yang dialokasikan untuk empat program tersebut mencapai Rp223.442.500 dengan target sasaran sedikitnya 1.500 penerima manfaat.

Akhmad menyampaikan, dukungan itu berasal dari donasi masyarakat, muzaki, dan munfiq di DKI Jakarta yang dihimpun melalui Baznas/Bazis DKI Jakarta.

"Program tersebut dirancang untuk memberikan perlindungan kesehatan, khususnya bagi kelompok rentan, sekaligus mendukung kebutuhan masyarakat dan petugas di wilayah terdampak," ujarnya.