NADIKABAR.COM — Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ogan Komering Ilir (OKI) memperkuat sinergi dalam mengembangkan program pemberdayaan masyarakat serta mengoptimalkan potensi zakat, infak, dan sedekah (ZIS) guna memaksimalkan manfaat bagi masyarakat.

Pimpinan Pengawasan dan Pengendalian Baznas RI Neyla Saida Anwar dalam keterangan di Jakarta, Kamis, mengatakan optimalisasi potensi zakat di Kabupaten OKI, Sumatera Selatan perlu terus didorong seiring dengan besarnya potensi ekonomi dan sumber daya yang dimiliki daerah tersebut.

Ia menyebut penguatan sinergi antara Baznas dan pemerintah daerah, salah satunya dapat dilakukan melalui pengembangan program yang disesuaikan dengan potensi serta kebutuhan masyarakat di Kabupaten OKI.

"Di Baznas ada program pemberdayaan masyarakat seperti ZChicken, ZMart, serta Baznas Microfinance Desa atau Masjid yang bisa dikembangkan di Ogan Komering Ilir. Maka dari itu, jika program-program seperti itu dikembangkan, kemungkinan mustahik bisa menjadi muzaki," kata Neyla.

Sementara itu, Bupati OKI, Muchendi Mahzareki menyampaikan apresiasi kepada Baznas yang selama ini membantu Pemkab OKI dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Ia menyebut pihaknya hingga kini terus berupaya memaksimalkan penghimpunan ZIS, termasuk melalui aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan pemerintah daerah.

Menurut Muchendi, kolaborasi antara pemerintah daerah, perusahaan, dan Baznas ke depan dapat diarahkan pada berbagai bentuk program yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, termasuk dukungan usaha dan permodalan.

"Ke depan, rencananya kami ingin memperluas karena di OKI banyak perusahaan, khususnya perusahaan perkebunan. Ini juga akan kami dorong agar perusahaan perkebunan berkolaborasi dengan Baznas, sehingga Baznas menjadi salah satu pilihan utama bagi perusahaan yang ingin menyalurkan sedekah dan infaknya," ujar Muchendi Mahzareki.