​"Baznas melalui BTB akan selalu hadir bergerak cepat di lokasi terdampak guna memastikan kebutuhan darurat air bersih dan pangan masyarakat dapat tertangani dengan cepat," ucap dia.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan sejumlah wilayah di Indonesia berpotensi mengalami kekeringan pada Dasarian II September atau pada 11-20 September 2026.

Wilayah tersebut tersebar di berbagai daerah, terutama di Pulau Jawa, Bali, Nusa Tenggara, sebagian Kalimantan, Sulawesi, hingga Maluku.