NADIKABAR.COM — Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI bersama PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM meluncurkan Program PNM Lansiapreneur untuk mendorong warga lanjut usia di Jabodetabek agar semakin produktif melalui pemberdayaan berbasis kesehatan, ekonomi, dan spiritualitas.

Pimpinan Mobilisasi dan Pengumpulan Baznas RI, Rizaludin Kurniawan mengatakan Program yang diresmikan di Panti Werdha Muslim Rumah Oma, Depok, Jawa Barat ini merupakan bentuk komitmen Baznas RI bersama PNM untuk mendukung para lansia agar tetap sehat, berdaya, dan memiliki aktivitas produktif yang menyenangkan di masa tua.

"Program PNM Lansiapreneur ini bukan sekadar bantuan karitatif, melainkan upaya Baznas RI bersama PNM untuk memastikan para lansia tetap sehat, berdaya, dan memiliki aktivitas yang produktif serta membahagiakan di masa tua mereka," katanya dalam keterangan resmi di Jakarta, Sabtu.

Sementara, Direktur Utama PNM, Kindaris, mengapresiasi sinergi berkelanjutan bersama Baznas RI melalui Program PNM Lansiapreneur. Kolaborasi ini terjalin setelah sebelumnya kedua pihak menyalurkan belasan unit armada ambulans ke berbagai daerah guna memperluas akses layanan kesehatan masyarakat.

"Kami mengapresiasi kemitraan bersama Baznas RI yang tidak berhenti pada penyediaan armada ambulans saja, tetapi kini berlanjut dengan rencana bantuan kemandirian warga senior melalui Lansiapreneur agar manfaat yang dihadirkan makin luas dan berkelanjutan," ujarnya.

Inisiatif pemberdayaan lansia ini disambut baik oleh pengelola Panti Werdha Muslim Rumah Oma beserta para penghuninya karena menghadirkan kegiatan tambahan yang mendukung aktivitas harian dan kebersamaan para lansia.

Menurutnya, panti sengaja menciptakan suasana yang hangat dan menerapkan prinsip kekeluargaan agar para lansia merasa nyaman serasa berada di rumah sendiri sehingga mereka lebih sehat dan tetap berdaya di masa tuanya.

"Sebelumnya di sini sudah banyak kegiatan, tapi dengan adanya program seperti beternak ayam petelur juga budidaya ikan, oma/opa itu menjadi lebih aktif dan ceria, tidak jenuh. Tentu ini dengan tidak memaksa oma/opa, tapi memang mereka bilangnya senang sekali, lihat ikan, ngasih makan ayam jadi seperti terapi," jelas pengurus Panti Werdha Muslim Rumah Oma, Heri.

Adapun warga Panti Werdha Muslim Rumah Oma, Wati (70 tahun), mengatakan kehadiran beragam kegiatan harian seperti senam, pengajian, hingga rutinitas merawat hewan ternak dan tanaman memberikan semangat baru bagi dirinya dan penghuni panti.

"Senang sekali, apalagi ada acara-acara seperti ini buat kita terhibur. Sekarang juga ada ayam sama ikan nila. Kami bergantian memberi makan ikan, sedangkan pemberian pakan ayam dilakukan dua kali sehari sesuai jadwal. Jadi ada kegiatan yang bisa dilakukan bersama," kata Wati.