NADIKABAR.COM — Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI mendorong transformasi pengelolaan zakat di Indonesia melalui penguatan sumber daya manusia (SDM), transformasi digital, serta penguatan pengendalian dan pengawasan untuk meningkatkan kualitas tata kelola dan optimalisasi potensi zakat nasional.

Wakil Ketua Baznas RI Zainut Tauhid Sa'adi mengatakan transformasi tersebut diperlukan karena pertumbuhan penghimpunan zakat dalam beberapa tahun terakhir belum sebanding dengan potensi zakat nasional yang dapat digali. Kondisi itu menjadi tantangan bagi Baznas untuk mempercepat penguatan ekosistem pengelolaan zakat.

"Untuk menjawab tantangan tersebut, Baznas memfokuskan transformasi pada tiga agenda kritis, yakni transformasi human capital atau sumber daya manusia (SDM), transformasi digital, dan penguatan pengendalian serta pengawasan," kata Zainut dalam keterangan di Jakarta, Jumat.

Sebagai langkah nyata ke depan, kata Zainut, Baznas telah menyiapkan delapan agenda strategis, di antaranya penyusunan National Audit Competency Framework, ekspansi peta jalan sertifikasi, pembangunan arsitektur data zakat nasional, penguatan Sistem Manajemen Informasi Baznas (Simba) berbasis AI, hingga penegakan pedoman anti-fraud dan penguatan independensi audit di daerah.