NADIKABAR.COM — Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI dan Ikatan Cendekiawan Muslim Se-Indonesia (ICMI) menjajaki kerja sama berbagai program strategis, mulai dari inovasi lingkungan hingga riset berbasis zakat, infak, dan sedekah (ZIS).
Ketua Baznas RI Sodik Mudjahid dalam keterangan di Jakarta, Kamis mengatakan terdapat 13 rencana kolaborasi, mulai dari penerapan teknologi penyediaan air bersih dan pengolahan sampah karya para ilmuwan ICMI, pemberdayaan ekonomi umat, riset bersama terkait pengelolaan zakat, hingga kerja sama program pemberdayaan masyarakat.
"Kami juga membuka peluang sinergi dalam penggunaan teknologi pengolahan sampah maupun bantuan langsung kepada para pemulung sampah bersama ICMI," kata Sodik.
Ia menegaskan kesiapan Baznas RI untuk mendukung program ICMI yang berkaitan langsung dengan pemberdayaan para mustahik sejalan dengan 13 program prioritas yang dimiliki Baznas RI.
Sodik menambahkan peluang kolaborasi lain yakni program penyediaan air bersih, pengolahan sampah berbasis teknologi ilmuwan ICMI, serta penguatan modal usaha berbasis masjid dan Mualaf Center, yang berada dalam bimbingan ICMI.
Ia menyampaikan peluang kolaborasi dari program yang telah berjalan seperti Baznas Siaga Kemiskinan, Baznas Tanggap Bencana, Beasiswa Cendikia Baznas, Lumbung Pangan Baznas, Balai Ternak Baznas, hingga Rumah Terang Baznas untuk tempat yang belum dialiri listrik, menjadi opsi untuk dapat dilaksanakan oleh kedua pihak.
Wakil Ketua Umum Bidang Iptek, Agromaritim, dan Lingkungan Hidup ICMI, Mohammad Jafar Hafsah menyambut baik dan mengapresiasi rencana kerja sama yang berfokus pada kolaborasi program nyata serta rencana penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antarkedua lembaga.
"Alhamdulillah dengan rencana MoU ini juga berarti hubungan kita dengan Baznas dalam bentuk program-program itu akan lebih baik. Dan program-program semuanya yang dikemukakan itu semua ada di ICMI, jadi tinggal kita sinergikan," ujar Jafar.